Selasa, 20 Mei 2014

Merubah WiFi Client menjadi Acces Point Router di PC dengan OS Ubuntu 10.04

Berselancar di dunia maya (internet) untuk saat ini sudah menjadi hal biasa sehari-harinya, bahkan ada sebagian orang yang menjadikannya sebagai menu utama hariannya. 1 hari saja tidak akses atau bermain di internet, bikin kepala mereka pusing. Sebagai pengguna umumnya, akses internet ini bisa didapatkan melalui modem (baik ADSL atau USB) yang terlebih dahulu berlanggananan dengan ISP atau melalui operator telekomunikasi untuk yang mobile. Selain itu juga kita bisa memanfaatkan fasilitas WiFi atau lebih dikenal dengan Hotspot ditempat-tempat umum dan kantor, tentunya yang dicari adalah free or gratis. Maklum demi penghematan pengeluaran, tapi kebutuhan tetap terpenuhi, asyik.

Beberapa waktu lalu, terlintas dipikiran ini bagaimana kalau kita ingin berbagi atau sharing internet dengan teman-teman lainnya. Tapi infrastrukturnya tidak ada (bahasa kerennya), seperti Access Point Router, switch hub, kabel UTP dan lain-lainnya. Yang ada hanya komputer laptop atau notebook, akhirnya kita berpikir bagaimana menjadikan WiFi Card di komputer saya menjadi Access Point Router bagi komputer teman-teman lainnya. Setelah melakukan berbagai trik dicoba, akhirnya dapat intisari yang pas untuk diterapkan di komputer saya, yang kebetulan operating system-nya adalah Ubuntu 10.04 LTS versi 4. Untuk yang versi Windows-nya akan dibahas di edisi berikutnya, maklum karena sebagian besar pengguna ditempat saya kerja rata-rata masih menggunakan Windows.

Tanpa basa-basi lagi, berikut ini tahapan yang harus dilakukan agar komputer laptop / notebook-nya menjadi Acces Point Router, yaitu :
1. Buka terminal, dan install hostapd dengan mengetikan perintah :
    sudo apt-get install hostapd

2. Setelah instalasi selesai, ubah konfigurasi hostapd dengan perintah :
    sudo nano /etc/hostapd/hostapd.conf

   Tambahkan perintah berikut ini pada baris paling bawah
   # Konfigurasi untuk Hotspot WiFi
 interface=wlan0
 driver=nl80211
 ssid=Free_Hotspot <bisa dirubah sesuai keinginan anda>
 hw_mode=g
 channel=1

  Jika ingin menambahkan password  pada  Access  Point  anda,  tambahkan  perintah  berikut  ini  pada baris selanjutnya :
 wpa=1
 wpa_passphrase=<password yang diinginkan>
 wpa_key_mgmt=WPA-PSK
 wpa_pairwise=TKIP CCMP
 wpa_ptk_rekey=600

3. Selanjutnya installasi paket dnsmasq, dengan perintah :
   sudo apt-get install dnsmasq

4. Kemudian buka file konfigurasi dnsmasq, untuk melakukan pengaturan IP Address WiFi Client-nya :
   sudo nano /etc/dnsmasq.conf
  
   Tambahkan perintah ini pada baris bagian paling bawah dari konfigurasi default dnsmasq, yaitu :
   interface=wlan0
 dhcp-range=net:wlan0,192.168.0.100,192.168.0.150,255.255.255.0,1440m
 dhcp-option=wlan0,3,192.168.0.1

   ( range ip address dianggap seperti ini, kalian bisa menentukannya sendiri )

5. Paket dnsmasq akan dijalankan secara otomatis pada saat proses booting. Hal ini akan menimbulkan masalah baru, jika kita sebelumnya sudah terkoneksi ke network yang sudah memiliki server dhcp. Untuk mencegah paket dnsmasq tidak otomatis dijalankan saat booting, perintah yang harus kita lakukan adalah :
   sudo update-rc.d -f dnsmasq remove


6. Langkah terakhir selanjutnya adalah kita membuat script untuk mengendalikan sharing internet melalui WiFi. Simpanlah script tersebut di /usr/bin. Ketikan perintahnya di terminal :
   sudo nano /usr/bin/ap_ctl

   Kemudian copy paste script berikut ini di editornya. File ini didapatkan dari sumber lainnya.

#!/bin/bash

# broadcasting interface
BROADCAST="wlan0"

# receiving interface broadcast is connected to
RECEIVE="ppp0"

if [[ $1 == "-0" || $1 == "--start" ]]
 then
 ## start hostapd
 echo "Starting hostapd"
 echo "    You can view the log at /var/log/hostapd.log"

 # launch hostapd daemon
 hostapd -d /etc/hostapd/hostapd.conf > /var/log/hostapd.log &

 ## start dhcp server
 echo "Starting dnsmasq"

 # set IP address
 ifconfig $BROADCAST 192.168.0.1
 sleep 2

 # launch dhcpd3 daemon
 # echo "INTERFACES=$BROADCAST" > /etc/default/dhcp
 # dhcpd3 $BROADCAST &
 dnsmasq

elif [[ $1 == "-1" || $1 == "--stop" ]]
 then
 # send signal 2 to hostapd and dhcpd3
 killall -2 hostapd  dnsmasq

elif [[ $1 == "-2" || $1 == "--ics" ]]
 then
 # create iptables rules
 iptables -A FORWARD -i $RECEIVE -o $BROADCAST -s 192.168.0.1/24 -m conntrack --ctstate NEW -j ACCEPT
 iptables -A FORWARD -m conntrack --ctstate ESTABLISHED,RELATED -j ACCEPT
 iptables -A POSTROUTING -t nat -j MASQUERADE

 # set kernel variable(s)
 echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/conf/all/forwarding

 # edit kernel configuration
 cp /etc/sysctl.conf /etc/sysctl.conf.ap_ctl
 echo "net.ipv4.conf.default.forwarding=1" >> /etc/sysctl.conf
 echo "net.ipv4.conf.all.forwarding=1" >> /etc/sysctl.conf

 # restart networking
 /etc/init.d/networking restart

elif [[ $1 == "-3" || $1 == "--noics" ]]
 then
 # remove iptables rules
 iptables -D FORWARD 1
 iptables -D FORWARD 1

 # set kernel variable(s)
 echo 0 > /proc/sys/net/ipv4/conf/all/forwarding

 # revert kernel configuration
 mv -i /etc/sysctl.conf.ap_ctl /etc/sysctl.conf

 # restart networking
 /etc/init.d/networking restart

else
 echo $0
 echo "A tool to manage hostapd and dhcpd3"
 echo "Usage:"
 echo "    -0 --start    Start hostapd and dhcpd3"
 echo "    -1 --stop    Stop hostapd and dhcpd3 with signal 2"
 echo "    -2 --ics    Activate internet connection sharing"
 echo "            between specified interfaces"
 echo "    -3 --noics    Undo internet connection sharing settings"
fi

exit 0

Pada bagian RECEIVE dari script diatas, apabila kita menggunakan kabel LAN sebagai koneksinya, ubahlah nilainya menjadi "eth0". Jika kita menggunakan USB Modem sebagai koneksinya, ubahlah nilainya menjadi "ppp0". Kemudian tekan ctrl + x, lalu tekan tombol y untuk menutup dan menyimpannya.

7. Langkah selanjutnya adalah menjadikan script yang dibuat tadi bisa diakses atau istilahnya adalah executable. Perintah yang dituliskan di terminal adalah :
   sudo chmod +x /usr/bin/ap_ctl

8. Selanjutnya mari kita coba Access Point Router atau Hotspot / WiFi yang baru kita buat tadi dengan mengetikan perintah pada terminal :
   sudo ap_ctl --start
   sudo ap_ctl --ics

9. Kalau sudah puas bermain internet-nya, untuk memberhentikan WiFi kita ini adalah dengan mengetikan perintah :
   sudo ap_ctl --stop

Jumat, 09 Mei 2014

Command Prompt

COMMAND PROMPT (WINDOWS)


cmd.exe adalah baris perintah penerjemah pada OS/2, Windows CE dan Windows NT berbasis sistem operasi (termasuk Windows 2000, Windows XP, Windows Vista, Windows Server 2003 dan Windows Server 2008). Ini merupakan analog dari COMMAND.COM dalam MS-DOS dan sistem Windows 9x atau dari Unix shell yang digunakan pada sistem Unix-like.

Command Prompt (executable cmd.exe adalah command-line interpreter yang disediakan Microsoft pada OS / 2, Windows CE dan pada sistem operasi Windows NT-based (termasuk Windows, Windows 2000, Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows Server 2003 dan Windows Server 2008). Ini adalah analog COMMAND.COM dalam MS-DOS dan Windows 9x (di mana hal itu disebut MS-DOS Prompt), sistem, atau Unix Shell digunakan pada sistem Unix-like.



Perintah DOS
Perintah DOS adalah perintah-perintah yang dapat dijalankan di dalam [sistem operasi] DOS. Dalam sistem operasi DOS, terdapat dua jenis perintah, yakni:


·   PERINTAH INTERNAL
Perintah internal (internal command), yakni perintah-perintah yang telah dimasukkan ke dalam COMMAND.COM (interpreter perintah DOS), sehingga dapat langsung dieksekusi oleh kernel DOS, di mana saja.

MACAM – MACAM PERINTAH INTERNAL

1.      BREAK
Mengatur atau menghilangkan pemeriksaan extended CTRL+C.

2.      CD / CHDIR
Menampilkan nama atau mengubah direktori sekarang.

3.      CLS
Menghapus layar jendela command prompt.

4.      COPY
Menyalin satu atau beberapa file ke lokasi lain.

5.      DATE
Menampilkan atau mengubah tanggal.

6.      DEL / ERASE
Menghapus satu atau beberapa file.

7.      DIR
Menampilkan daftar file dan subdirektori dalam sebuah direktori.

8.      EXIT
Keluar dari program CMD.EXE dan menutup jendela command prompt.

9.      MD / MKDIR
Membuat direktori.

10.  PATH
Menampilkan atau mengatur path pencarian untuk executable files.

11.  PROMPT
Mengubah command prompt Windows.

12.  RD /RMDIR
Menghapus direktori.

13.  REM
Menulis komentar dalam batch files atau CONFIG.SYS.

14.  REN / RENAME
Mengubah nama file.

15.  SET
Menampilkan, mengatur, atau menghapus variabel lingkungan Windows.

16.  TIME
Menampilkan atau mengatur waktu sistem.

17.  TYPE
Menampilkan isi dari sebuah file teks.

18.  VER
Menampilkan versi Windows yang anda gunakan.

19.  VERIFY
Memberitahu Windows untuk memeriksa apakah file anda telah disimpan secara benar dalam disket/harddisk.

20.  VOL
Menampilkan nomor serial dan volume label dari sebuah harddisk/disket.

21.  CHCP
Untuk mengganti code page untuk semua perangkat.

22.  CTTY
Untuk mengganti perangkat terminal yang digunakan untuk mengontrol computer.

23.  LH atau LOADHING
Untuk memuat program ke upper memory block.

·   PERINTAH EKSTERNAL
Perintah eksternal (external command), yakni perintah-perintah yang tidak dimasukkan ke dalam COMMAND.COM, dan membutuhkan sebuah berkas yang dapat dieksekusi (berupa program DOS) yang harus terdapat dalam direktori aktif.

MACAM – MACAM PERINTAH EKSTERNAL

1.      XCOPY
Menyalin file serta pohon direktori.

2.      TITLE
Mengatur judul untuk jendela command prompt yang aktif.

3.      TREE
Menampilkan secara grafis struktur direktori dari sebuah drive atau path.

4.      SETLOCAL
Memulai lokalisasi dari perubahan lingkungan dalam sebuah batch file.

5.      SHIFT
Menggeser posisi parameter yang dapat diganti dalam sebuah batch files.

6.      SORT
Menyortir input.

7.      START
Membuka jendela baru untuk menjalankan perintah atau program yang spesifik.

8.      SUBST
Membuat virtual drive dari sebuah direktori.

9.      REPLACE
Mengganti file.

10.  RECOVER
Mengembalikan informasi yang masih dapat dibaca dari sebuah disket/harddisk yang sudah bad/rusak.

11.  PUSHD
Menyimpan direktori sekarang kemudian mengubahnya.

12.  PAUSE
Menunda pemrosesan dari sebuah batch file dan menampilkan pesan.

13.  POPD
Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang yang disimpan oleh PUSH.

14.  PRINT
Mencetak file teks.

15.  MODE
Mengkonfigurasi alat yang ada pada sistem.

16.  MORE
Menampilkan hasil perlayar.

17.  MOVE
Memindahkan satu atau beberapa file dari satu direktori ke direktori yang lain.

18.  FORMAT
Mem-Format sebuah hardisk/disket untuk digunakan di Windows.

19.  FTYPE
Menampilkan atau mengubah tipe file yang digunakan dalam asosiasi ekstensi file.

20.  GOTO
Mengarahkan Windows command interpreter ke baris yang berlabel dalam sebuah program batch.

21.  GRAFTABL
Memperbolehkan Windows untuk menampilkan sekumpulan karakter extended dalam mode grafik.

22.  HELP
Menyediakan informasi bantuan untuk perintah-perintah Windows.

23.  IF
Menjalankan pemrosesan kondisional dalam program batch.

24.  LABEL
Membuat, mengubah, atau menghapus volume label dari sebuah disket/harddisk.

25.  FC
Membandingkan dua atau beberapa file, dan Menampilkan perbedaan file-file tersebut.

26.  FIND
Mencari string teks dalam sebuah file atau beberapa file.

27.  FINDSTR
Mencari string dalam file.

28.  FOR
Menjalankan perintah yang spesifik untuk masing-masing file dalam sekumpulan file.

29.  DISKCOMP
Membandingkan isi dari dua buah disket.

30.  DISKCOPY
Menyalin isi dari satu disket ke disket lain.

31.  DOSKEY
Mengedit baris perintah, memanggil kembali perintah Windows, dan membuat macro.

32.  ECHO
Menampilkan pesan, atau mengubah command echoing on atau off.

33.  ENDLOCAL
Mengakhiri lokalisasi dan perubahan environment pada sebuah batch file.

34.  CMD
Menjalankan interpreter perintah Windows yang baru.

35.  COLOR
Mengubah warna teks dan latar pada command prompt.

36.  COMP
Membandingkan isi dari dua atau beberapa file.

37.  COMPACT
Menampilkan atau mengubah kompresi file pada partisi NTFS.

38.  CONVERT
Mengkonversi FAT ke NTFS. Anda tidak dapat mengkonversi drive yang sedang aktif.

39.  CHCP
Menampilkan atau mengubah nomor active code page.

40.  CHKDSK
Memeriksa sebuah disket/harddisk dan menampilkan laporan status disket/harddisk tersebut.

41.  CHKNTFS
Menampilkan atau mengubah proses pemeriksaan disket pada saat booting.

42.  CACLS
Menampilkan atau mengubah daftar kontrol akses (ACLs) dari files.

43.  CALL
Memanggil sebuah program batch dari program batch yang lain.

44.  ASSOC
Menampilkan atau mengubah asosiasi ekstensi file.

45.  AT
Menjadwalkan perintah dan program agar berjalan di komputer pada waktu tertentu.

46.  ATTRIB
Menampilkan atau mengubah atribut suatu file.